Cara Ampuh Komputer bersistem Windows Tidak Lambat dan Ngebut

Cara Ampuh Komputer bersistem Windows Tidak Lambat dan Ngebut

Cara Ampuh Komputer bersistem Windows Tidak Lambat dan Ngebut

Komputer atau laptop yang menggunakan sistem operasi Windows masih dominan dipakai oleh pengguna komputer. Meskipun sudah hadir sistem operasi lain yang bahkan open source alias free atau gratis seperti Linux, namun pengguna dengan sistem windows masih tinggi. Salah satu penyebabnya yaitu karena sudah terbiasa sebelumnya, saat mengenal komputer sistem yang terpasang berbasis windows. Dan juga dari sisi kemudahan dalam pengoperasiannya yang relatif mudah digunakan bahkan oleh pengguna baru sekalipun.

Baca juga : Tips Sederhana Menyambung plastik yang patah pada laptop

Dalam penggunaan komputer berbasis windows ada kalanya kita mengalami keluhan yaitu makin lambatnya kinerja komputer dibanding saat baru pertama kali digunakan. Sebenarnya hal ini wajar karena seiring dengan penggunaan dan pemakaian aplikasi di komputer, tentunya ada file-file yang tersimpan di hardisk yang semakin lama semakin banyak. Hal inilah salah satunya yang membuat komputer melambat.

Namun jangan khawatir karena ada beberapa cara agar komputer dengan sistem windows tidak lambat dan berlari kencang lagi. Beberapa tips mengatasi komputer windows lambat, coba masdinko tuliskan, tips-tips ini berdasarkan pengalaman pribadi dan juga bersumber dari website-website lainnya.

1. Jalankan Disc Cleanup



Disk Cleanup yaitu sebuah aplikasi bawaan dari windows yang berfungsi untuk membersihkan dan menghapus file-file yang tidak terpakai serta apabila perangkat hardisk sudah penuh, bisa menguranginya dengan menggunaakn disc cleanup.

Cara menggunakannya mudah sekali :

untuk windows XP/7   
masuk ke Accessories > System Tools
atau menggunakan WinKey + R lalu ketik cleanmgr

Checklist pilihannya :
  • Temporary internet files
  • recycle bin
  • temporary files

dan lainnya, sesuaikan dengan keinginan, apabila file di recycle bin tidak mau dihapus, jangan dichecklist.

2. Gunakan software pembersih registry 

 

image via google

Seringkali ada beberapa file dari aplikasi yang telah diremove masih berada di registry, dan ada juga file dari virus yang masuk di registry. Untuk membersihkannya bisa menggunakan software pembersih registry yang gratis yaitu CCleaner. CCleaner juga dapat menghapus sisa dari software lainnya seperti cache dari browser,third party firefox, dan lainnya.

baca juga : Cara menyelamatkan data akibat partisi terhapus

Apabila memutuskan untuk membersihkan registry, disarankan untuk membackupnya terlebih dahulu, sebagai antisipasi apabila akibat membersihkan registry ada software yang error. Apabila sudah dibackup registry nya, dapat dengan mudah untuk diload kembali. CCleaner sebelum membersihkan registry akan menanyakan apakah ingin dibackup dulu registrynya, jawab saja yes dan posisikan backup registry di drive yang aman.

3. Defrag Hardisk


Mendefrag hardisk dibutuhkan saat banyaknya file yang terfragmen atau terpecah. Akibat terpecahnya file-file ini, proses menjalankan aplikasi atau membuka data akan lebih lama dari biasanya. Untuk melakukan defrag hardisk caranya :
1. klik kanan drive yang akan didefrag
2. Pilih Properties
3. Pilih Tools
4. Pilih Defragment Now
5. Pilih Drive
6. Pilih Analyze disk untuk mengetahui apakah perlu dilakukan defragment atau tidak. Apabila menurut saran dari Windows dibutuhkan, maka lakukan Defragment disk.Defragment Disk tidak dibutuhkan oleh Hardisk SSD dan media penyimpanan SD Card (Micro SD)


4. Menset Virtual Memory Windows


Bagi komputer yang memiliki RAM kecil atau terbatas, bisa menggunakan fitur pengaturan Virtual Memory agar kinerja komputernya tetap baik. Untuk masuk ke pengaturan Virtual Memory, klik kanan My Computer >> Advanced System Setting >> Performance kemudian set virtual memory sebesar 1.5 x Jumlah RAM di komputer.

Set minimum dan maximumnya dengan jumlah angka yang sama supaya sedikit melakukan proses menulis ke hardisk. Bagi komputer yang memiliki RAM besar tidak perlu mengeset Virtual Memory karena sudah dicover dengan RAM, namun mengeset virtual memory bisa berguna untuk menghindari crash apabila software membutuhkan RAM yang lebih besar dari yang terpasang.

5. Tidak perlu Install Anti virus untuk Windows 10


Windows 10 telah dilengkapi dengan antivirus bernama Windows Defender atau Security Essentials. Sehingga tidak membutuhkan antivirus lainnya karena akan menambah beban pada sistem dan akhirnya akan memperlambat system windows anda.

Namun apabila membutuhkan antivirus khusus misal antispyware dan anti malware bisa dengan menginstall antivirus atau anti malware yang portabel, yang dapat dijalankan kapan saja dan tidak perlu diinstal.

6. Mengupdate Windows secara Rutin


Beberapa kalangan menyarankan untuk tidak mengupdate windows karena berkaitan dengan masalah privacy, namun dengan mengupdate windows secara rutin akan membentengi komputer dari serangan malware dan virus yang terbaru.
Untuk kestabilan komputer disarankan untuk mengupdate windowsnya terutama untuk windows 7,8 dan 10, karena Windows sebelumnya sudah tidak disupport lagi oleh Microsoft.

7. Uninstall Software dan Games yang Tidak Perlu


Terlalu banyak menginstall software dan games yang malah pada akhirnya tidak digunakan dan tidak dibutuhkan akan membebani komputer dari sisi startup yang terlalu banyak, kapasitas penyimpanan hardisk yang makin sedikit serta makin banyaknya RAM yang akan terpakai.

Jadi dari sekarang coba pilih-pilih lagi software dan games yang kurang dibutuhkan dan jarang dipakai, lalu uninstall software dan games tersebut.    

8. Mengupdate Driver


Bagi penikmat games driver VGA biasanya akan lebih sering diupdate untuk menyesuaikan dengan kebutuhan games yang dimainkan. Untuk update driver bisa dengan cara mencari manual di goggle yang terpenting kita ingat merk dari chipset vganya. Atau kalau tidak ingat, bisa dengan mengunjungi website resmi dari pembuat VGA tersebut. Dan yang paling mudah yaitu dengan mencari driver menggunakan fitur update driver dari Device Manager.

9. Upgrade Hardware Komputer


Apabila dengan cara-cara secara software tadi belum memuaskan, cara terakhir yang ampuh untuk membuat komputer tidak lambat dan ngebut yaitu dengan mengupgrade komponen hardware komputer. Minimal hardware yang diupgrade yaitu RAM, kemudian bisa ke Hardisk dan VGA. Untuk upgrade yang lebih maksimal yaitu dengan mengupgrade prosesor (soket harus sama) atau bahkan mengupgrade semuanya, Mainboard,procesor,RAM, VGA (Eksternal) dan Hardisk. Dengan kata lainnya Ganti Komputernya. Yang lama Dijual kemudian Beli yang Baru.

baca juga : Mengatasi Blue Screen Pada Sistem Windows

Demikian 9 cara praktis agar sistem Windows tidak Lambat dan Ngebut menurut pengalaman Masdinko. Semoga bermanfaat. Keep learning and sharing.        
Share this with short URL:
Get Short URL
loading short url
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments