6 Cara mudah merawat flashdisk agar awet dan tidak rusak

6 Cara mudah merawat flashdisk agar awet dan tidak rusak

6 Cara mudah merawat flashdisk agar awet dan tidak rusak

Cara merawat flashdisk memang gampang-gampang susah. Dikatakan gampang karena memang tidak sulit untuk dilakukan, bahkan oleh orang awam pun bisa. Dikatakan susah karena berhubungan dengan kebiasaan atau habbit kita dalam memperlakukan flashdisk. Kebiasaan itulah yang sulit untuk merubah dan meninggalkannya.

Semua orang tentu sudah tahu yang namanya flashdisk, barang berbentuk kecil, imut dan mudah dibawa kemana-mana ini memiliki fungsi untuk menyimpan data digital baik berupa data dokumen, foto, video, aplikasi dan lainnya. Dengan kapasitas yang beragam dari kapasital kecil sampai dengan kapasitas yang besar.

baca juga : Yuk baca tips membeli laptop baru agar tidak kecewa

Meskipun saat ini telah hadir juga media penyimpanan yang bentuknya lebih kecil, yaitu SD Card, yang dibaca di smartphone ataupun kalau dibaca di komputer bisa menggunakan alat card reader, namun keberadaan flashdisk masih tetap dibutuhkan oleh para penggunanya.

Dengan bentuk yang kecil dan mungil, flashdisk beresiko mengalami kerusakan dan error. Kerusakan flashdisk bisa terjadi akibat kurangnya pemeliharaan, tempat penyimpanan yang tidak aman, dan cara atau kebiasaan dalam mempergunakan flashdisk.

baca juga : Khawatir beli laptop seken ? begini tipsnya

Untuk mempermudah dalam menjaga flashdisk supaya awet dan tidak cepat rusak ada 6 cara merawat flashdisk dengan mudah diantaranya sebagai berikut :

1. Scan Flashdisk dengan antivirus secara rutin


Virus komputer dapat dengan mudah masuk kedalam flashdisk dan menginfeksi file-file yang ada di dalam flashdisk. Apalagi kebiasaan penggunanya yang sering mengakses di banyak komputer, dan di komputer tersebut tidak dipasang antivirus terbaru.

Sekain menyerang file di dalam flashdisk, virus komputer juga mempengaruhi kepada kesehatan flashdisknya. Apabila tidak pernah dihapus virusnya, lama-lama virus akan makin banyak, sehingga aktivitas flashdisk lebih banyak, karena adanya infeksi virus komputer. Apabila dibiarkan akhirnya akan membuat flashdisk rusak.

2. Cara mencopot flashdisk dari komputer


Seringkali pemilik flashdisk mencabut flashdisk dari komputer yang telah digunakan tanpa melalui prosedur yang telah disarankan pihak vendor. Setelah digunakan flashdisk seringkali langsung dicabut. Seharusnya cara yang benar yaitu dengan mengklik kanan drive/icon flash disk, kemudian pilih Eject. Baru setelah dieject, flashdisk dapat dicabut dari komputer/laptop.

Apabila cara mencabut flashdisk tidak mengikuti prosedur di atas, flashdisk akan beresiko rusak yaitu berkurangnya kecepatan membaca dan juga terjadi corrupt files atau file tidak dapat dibaca.

3. Hindari menyimpan flashdisk di saku/kantong celana


Dengan bentuknya yang kecil seringkali disimpan di sembarang tempat seperti di saku atau kantong celana, apalagi disimpan di saku belakang. Resiko rusaknya yaitu flashdisk tertindih saat duduk yang dapat mengakibatkan mainboard flashdisk retak atau patah.

Menyimpan di saku seringkali terlupa sehingga ikut tercuci bersama celana,dan akhirnya flashdisk tidak terdeteksi atau mengalami konslet saat digunakan. Baiknya dijemur dahulu/dikeringkan sebelum digunakan.

4. Tidak menaruh flashdisk di dekat gelombang magnet


Tempat menaruh flashdisk yaitu di laci meja atau pakai kotak plastik. Menaruh flashdisk berdekatan dengan barang yang mengandung gelombang magnet seperti smartphone atau televisi sangat tidak dianjurkan.

Pengaruh dari gelombang magnet yang dipancarkan dapat mempercepat kerusakan flashdisk. Jadi hindari menyimpan flashdisk dengat dengan smartphone atau televisi.

5. Menjalankan file langsung dari flashdisk


Flashdisk efektif dijadikan sebagai backup atau cadangan dari file-file penting kita yang tersimpan di komputer. Ketika komputer mengalami crash dan datanya tidak bisa dibuka, data yang penting dapat diakses asal terlebih dahulu menyimpannya di flashdisk.

Apabila menjalankan file dari flashdisk disarankan untuk tidak menjalankannya langsung dari flashdisk. Lebih baik file tersebut dicopy dahulu ke komputer/laptop baru kemudian dijalankan dari hardisk komputer atau laptop. Apalagi kalau file yang dijalankan berupa file berkapasitas besar seperti video, musik, animasi, dan lainnya, sehingga flashdisk akan membaca terus menerus dengan durasi yang lama, sehingga meningkatkan resiko kerusakan pada flashdisk.

6. Cabut flashdisk dari komputer setelah digunakan


Membiarkan flashdisk tertancap terus pada port usb komputer akan meningkatkan resiko tertular virus dan juga overheat (panas berlebihan), yang akhirnya membuat komponen flashdisk rusak.

Setelah selesai menggunakan flashdisk, cabut flashdisk sesuai dengan prosedurnya, kemudian tutup socketnya agar terlindung dari air.

baca juga : Tips cara ngecas handphone dengan betul

Demikian 6 cara yang dapat dilakukan agar flashdisk tetap awet dan tahan lama. Semoga tips ini dapat bermanfaat. Keep learning and sharing.              
Share this with short URL:
Get Short URL
loading short url
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments