Penyebab Komputer Restart Sendiri Tanpa Peringatan dan Solusinya

Penyebab Komputer Restart Sendiri Tanpa Peringatan dan Solusinya

Penyebab Komputer Restart Sendiri Tanpa Peringatan dan Solusinya


Assalamu'alaikum sobat blogger semuanya. Sebagian dari kita mungkin pernah mengalami komputer komputer restart sendiri tanpa peringatan atau laptop restart otomatis tanpa ada pesan error. Pastinya membuat kita bete khan. Ya permasalahan ini terjadi pada salah satu teman saya yang komputernya dipakai untuk usaha percetakan foto menggunakan mesin pencetak foto. Gejala yang muncul pada komputer awalnya hanya timbulnya Blue Screen atau BSOD dengan pesan error yang tertulis. Setelah beberapa waktu berjalan, blue screen tidak diperbaiki, didiamkan saja, muncul masalah baru yaitu komputer merestart sendiri tanpa peringatan error atau komputer restart otomatis tanpa blue screen terlebih dahulu. Jangka waktu atau interval waktu restartnya juga terhitung cepat sekitar 10 menitan komputer hidup, komputer restart sendiri. Meskipun aplikasi yang dijalankan cuma satu yaitu aplikasi untuk pencetakan foto saja. Baca juga : Cara Memperbaiki Error BLUE SCREEN IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL

Dari beberapa pengalaman sebelumnya, apabila terjadi komputer reset sendiri, perkiraan sumber masalahnya biasanya di hardware, bisa power supply, RAM, VGA, Hardisk, Procesor, Kipas Procesor, Heatsink, dan perangkat USB lainnya. Namun tidak tertutup kemungkinan juga sumber masalah berasal dari software, bisa jadi software terinfeksi virus/malware.
Baca juga : Cara Mengatasi Error Load Driver A Required CD/DVD Drive Device Driver Is Missing

Power Supply 
Komputer mereset sendiri karena power supply yang kurang daya/arus. Di sebagian daerah ada listrik yang kurang stabil atau sering turun naik dayanya. Apabila kekurangan daya/arus biasanya komputer akan restart sendiri tanpa ada pesan error. Coba cek power supply dengan cara meraba bodynya, panas atau tidak, lihat juga putaran kipas di power supply, apakah normal atau lambat. Ada baiknya untuk dibuka casing power supplynya dan bersihkan dengan kuas. 

RAM
Apabila komputer tetap error, coba periksa ke perangkat RAM. Untuk mengetes komponen RAM bisa menggunakan software, Memtes86+. Indikator dari software ini akan menunjukan kemampuan dan kondisi RAM. Selain menggunakan software, coba bersihkan RAM dari kotoran dan debu. Coba bersihkan bagian emas/kuningnya menggunakan penghapus pensil dengan cara digosok dalam 1 arah. 

VGA (Display Adapter)
VGA ada yang onboard dan ada yang dipasang di expansion slot (PCIe). VGA onbard memang agak susah untuk diperbaiki, karena terintegrasi dengan mainboard. Apabila mengalami kerusakan solusinya yaitu dengan memasang VGA PCIe (expansion slot). Apabila yang dipsang VGA PCie, coba periksa putaran kipasnya, biasanya VGA menggunakan kipas untuk pendinginannya. Bersihkan dari kotoran dan debu.
Baca : Cara Mudah Meningkatkan Kecepatan Komputer Laptop

Hardisk
Media penyimpanan hardisk berpotensi juga menyebabkan Restart Otomatis, namun biasanya apabila penyebabnya hardisk akan muncul peringatan terlebih dahulu atau yang muncul yaitu Blue Screen of Death (BSOD). Kerusakan pada hardisknya dapat berupa adanya bad sector. Akibat sector hardisk yang tidak terbaca mengakibatkan sistem (windows) mengalami error. Untuk mengeceknya bisa menggunakan Tools dari Windows, caranya click kanan Drive nya, pilih Tools >> Error Checking, ceklist kedua pilihan yang ada.
Bisa juga menggunakan software dari produsen Hardisk tersebut atau menggunakan software HDD Regenerator.

Prosesor
Biasanya prosesor yang mengalami kepanasan atau over heat akan mereset komputer sendiri. Hal ini untuk melindungi prosesor dari panas yang berlebihan yang berpotensi merusaknya. Komputer merestart sendiri juga sebagai sinyal dari procesor untuk kita supaya memeriksa suhu dari procesor. Untuk mengeceknya bisa melalui BIOS (merk tertentu), ataupun menggunakan software yang diinstall di komputer misalnya CPU Temp-Core Temp, HWMonitor, dan lain-lain.
Apabila terbukti overheat, coba periksa kipas heatsinknya, apabila putarannya tidak normal, coba bersihkan dahulu. Apabila sudah tidak bisa dipakai lagi mungkin saatnya anda mengganti kipas procesor anda. Selain itu periksa pasta thermal pada bagian luar prosesor, apabila sudah menipis dan menggumpal coba ganti dengan pasta yang baru.

Setingan BIOS 
Coba cek setingan di BIOS komputer, coba diset dulu ke defaultnya (setingan pabrik). Lebih baik hindari overclock apabila perangkat komputer tidak cukup baik kinerjanya.

Perangkat USB
Pada komputer terdapat soket USB. Beberapa perangkat biasanya tersambung melalui soket ini yaitu keyboard, mouse, printer, dan lain-lain. Coba periksa koneksi perangkat-perangkat tersebut. Apabila ada error, coba pindahkan ke soket USB lainnya.

Software/Aplikasi 
Software ini bisa berupa driver ataupun adanya malware atau virus yang berjalan di komputer. Untuk malware atau virus bisa dicek menggunakan antivirus atau antimalware yang sudah diupdate. Untuk software bisa juga berkaitan dengan driver, mungkin saja ada driver yang tidak berjalan secara normal yang membuat Windows/sistem merestart komputer sendiri. Solusinya coba update driver yang bermasalah tadi.

Demikian beberapa penyebab komputer restart sendiri atau komputer restart otomatis tanpa peringatan. Memperbaiki komputer yang restart sendiri memang membutuhkan kesabaran dan waktu, karena semua perangkat harus diperiksa dan dicoba. Jadi perbaiki kerusakan ini di waktu yang luang. Keep learning and sharing.         
Share this with short URL:
Get Short URL
loading short url
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments